Artikel ini dapat digunakan, disalin, dan disebarluaskan. Cukup cantumkan sumber asli. Jika isinya mengandung kebenaran, semoga memberi kebaikan bagi kita yang memanfaatkannya. Jika ada yang salah, mohon kiranya penulis dimaafkan. Dan sangat baik, jika kesalahan tersebut dapat diberitahukan kepada penulis.
Yanmarshus, 31 Desember 2007, yan[at]daunsalam[dot]net

Catatan KPLI Bogor Tahun 2007

Ini adalah sebuah catatan sebisanya dari sudut pandang pribadi tentang KPLI Bogor.
Tentu bisa terjadi data yang tak akurat, nama yang tak tertulis,
atau juga peristiwa yang terlewatkan.
Bagian kiri adalah foto yang menjadi perekam kegiatan.
Sedangkan bagian kanan anggap saja seperti dokumentasi sepintas lalu.
Pertemuan pertama membahas kebangkitan kembali KPLI Bogor. Dihadiri delapan penggemar Linux, bertempat di koridor fakultas pertanian IPB Dramaga. Tanggal 10 Februari 2007. Dalam pertemuan ini, Utian disepakati memimpin KPLI Bogor untuk tahun 2007.
Nah ini acara ngoprek pertama kali, seusai pemilihan ketua. Ini laptop April atau Freddy ya? Katanya gak ada suaranya. Setelah periksa sana sini, ternyata hasilnya, gagal. Hehe.
Setelah itu, di hari yang sama, rame-rame mengunjungi warnet Azoebs yang sudah menggunakan Linux 100%. Ini warnetnya Utian berlokasi di Kampus Dalam.
Untuk membuktikan bahwa komputernya memang menggunakan Linux, maka kita periksa, sambil nginternet, snack, dan minum gratis :)
Inilah dia acara ngoprek KPLI Bogor yang mendadak rame. Topiknya tentang networking, diisi oleh pak Fajar Priyanto. Lihat tuh, beliau serius sekali, sampai ngabisin 3 jam untuk presentasi. Acara berlangsung di ruang kuliah Ilkom IPB. 30 Juni 2007.
Sebagian peserta ngoprek yang pada narsis, pengen difoto. Yang lainnya udah pulang duluan, nah yang ini masih aja sibuk ngobrol gak karuan. Yang pakai baju SuSE itu namanya Gibran. Kayaknya setiap kali ngoprek bareng, selalu pakai baju yang sama. Pengguna SuSE sejati.
Ruang diskusi di PILI ini memang bikin betah. Dengan lingkungan yang asri, dikelilingi hutan, tampaknya ini lokasi yang bakal sering2 digunakan nih. Maka dengan demikian Arif sebagai tuan rumah harus dipaksa meminjamkan tempat ini. Acara dengan topik Linux Apache MySQL Php, diisi oleh Ifnu dan Gibran. Juga dengan jumlah peserta yang menggembirakan. 28 Juli 2007. Lihat yang pakai kaos SuSE, siapa hayooo.
Bukan hanya mas/bapak/aa/akang yang suka pakai Linux. Lihat mbak/teteh/ibu ini. Pakai laptop, ngoprek konsol lagi. Hebat euy. Eh, itu Linux apa Windows ya?
Pak Michael Sunggiardi sebagai sesepuh KPLI Bogor menyempatkan waktunya mengisi materi pada acara pertemuan tanggal 18 Agustus 2007. Sesuai dengan suasana peringatan kemerdekaan RI, beliau tampil dengan semangat juang 45. Yang nggak datang, rugiii. Soalnya tidak sempat menikmati filosofi "komodo" pak Michael :)
Ini dia wajah-wajah yang hadir dalam acara ngoprek 18 Agustus 2007. Selalu ada yang baru. Selamat bergabung dengan KPLI Bogor. Namun juga ada hal baru dari wajah lama. Apa ya? Eh itu sang maestro SuSE kaosnya lagi dicuci ya?
Acara Linux Goes to School tanggal 21 Agustus 2007 di SMA Negeri 1 Leuwi Liang, Kabupaten Bogor. Utian sedang memberikan presentasi perkenalan dengan Linux.
Siswa bertanya, KPLI menjawab. Banyak siswa bertanya dengan antusias. Niat bertanya karena memang mau dapat jawaban atau karena diiming-imingi CD Knoppix ? :)
Suasana pertemuan KPLI Bogor tanggal 22 September 2007, saat puasa. Materi yang dibahas adalah Drupal dan Moodle. Hari ini peserta berwajah "kasar" semua, gak ada yang halus-halusnya :) Seperti biasa, kaos putih dengan strip hijau masih menemani kita.
Ini laptop penggemar berat Ubuntu dan Suse kelihatannya. Dugaan saya penggunanya mengetik spasi menggunakan jempol kanan, dan agak sering melakukan kesalahan ketik. (halo pak Taufan) Coba tebak kenapa begitu ?
Ketika peserta lain mencari tempat yang ada sandarannya, tokoh kita yang satu ini berada persis di tengah. Tampaknya sangat serius. Atau ada yang sulit dipahami ?
Saya yakin di pertemuan KPLI yang lain tidak ada kejadian begini. Yang pakai kaos merah itu namanya Arif. Provokator Ubuntu! Saya gak tahu sedang apa dia di bawah meja, kok sampai segitunya.
Linux Goes to School di Sekolah Berwawasan Internasional Madania, Telaga Kahuripan Bogor. Rabu, 28 November 2007. Kali ini anggota KPLI Bogor banyak yang ikut. Utian, April, Pak Heri, Pak Eri, Benny, dan Pak Yan. Acaranya rame beneran, karena siswanya pada ribut :) Maklum masih kelas 1 SMP. Trus pulangnya KPLI Bogor dapat "sangu" lagi.
Masih di acara yang sama, April tengah mempersiapkan laptopnya untuk menampilkan aksi Compiz-Fusion. Dan hasilnya luar biasa, semua peserta semakin riang gembira.
Melihat foto ini, kok serasa ngelihat foto bung Tomo ya ? Hihi narsis. Nah kali ini saya masuk foto, karena ada pak Heri yang motret, sekalian jadi asisten. Acara Linux Goes to School di SMK Wikrama, Bogor. 1 Desember 2007.
Karena selama ini anggota KPLI Bogor seolah-olah semuanya pemakai Ubuntu, maka saya cekoki saja siswa SMK Wikrama dengan Slackware. Rasain lho! Ini proses instalasi berjalan lancar, tapi netcard gak terdeteksi. Ya udah, bubar aja.
Sekali lagi Utian kebagian cuap-cuap di acara yang diadakan POSS-IPB, 8 Desember 2007. Bersama IPB, Edubuntu, KPLI Bogor juga ikut berperan serta meramaikan acara. Sayang, harddisk Utian jatuh, dan rusak, sehingga presentasinya jadi gak bisa ditampilkan. Jangan sedih, dengan semangat 45, Utian tetap tampil "panas". Kali ini anggota KPLI Bogor juga banyak yang datang mendukung suksesnya acara.
Acara pertemuan terakhir untuk tahun 2007 berlangsung di Kebun Raya. Agenda utama adalah pemilihan ketua baru. Ini sebagian wajah yang datang setelah melewati rintangan hujan dan macet berkepanjangan.
Di depan tugu peringatan 100 tahun bung Karno, serah terima tampuk kepemimpinan KPLI Bogor dari ketua lama (Utian, sebelah kiri) kepada ketua baru (Zikri, sebelah kanan). Selain itu ada juga dua orang saksi spesial. Siapa ya? Untuk menambah rasa penasaran, ada yang tahu nggak di sebelah mana tugu ini berada.
Di cafe Dedaunan acara berlanjut. Utian tengah memilih menu yang tepat. Sambil menelepon seseorang agar membawa uang yang cukup untuk membayar makanan. Haha... ketahuan kagak bawa duit.
 

/prolog

Akhir tahun 2006.
Mulanya adalah sebuah posting di milis linux-aktivis@linux.or.id yang dikirim oleh Utian. Isinya bertanya tentang warga Bogor yang menggunakan Linux. Saya yang juga bertempat tinggal di Bogor menjawab pertanyaan ini dengan gembira. Sebuah rencana pertemuan disusun, dan memperoleh tanggapan dari sekitar 4 orang. Pada hari Minggu di tanggal dan bulan yang saya sudah lupa, pertemuan di food court BTM dilangsungkan. Pesertanya 2 orang! Didapat kesimpulan akan dilakukan pertemuan lanjutan dengan memberi kabar lebih luas. Januri 2007 dipilih sebagai waktu berikutnya.

/pada_awalnya

Di koridor fakultas Pertanian IPB keinginan untuk menghidupkan kembali kegiatan KPLI Bogor dapat juga dilaksanakan. Delapan orang pemakai Linux berhasil dikumpulkan. Fredy, April, Abi, Edi, Hery, Kaka, Utian, dan Yan sepakat untuk memilih Utian sebagai ketua KPLI Bogor tahun 2007. Tak ada wakil ketua, tak ada bendahara, tak ada sekretaris. Semuanya dimulai dengan sederhana, dengan target yang juga tak luar biasa.

Sebenarnya KPLI Bogor sudah berumur cukup tua. Panjang sejarahnya. Pernah juga mengalami vakum beberapa waktu. Sebelum menentukan ketua baru ini, saya bergerilya mencari ketua yang lama yaitu pak Foryanto. Ternyata Google tak salah, saya berhasil menemukan dan menghubungi beliau, dan memberi kabar bahwa KPLI Bogor akan diaktifkan kembali, dan tentu saja akan melakukan "kudeta" terhadap ketua yang lama :) Beliau setuju.

Untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sesama anggota, mailing list baru dibuat di kpli-bogor@googlegroups.com Dengan pelan anggota mailing list ini mulai bertambah. Di paruh kedua tahun 2007 anggotanya sudah menembus angka 100. Inilah media utama saling berbagi KPLI Bogor. Sedangkan situs dengan alamat bogor.linux.or.id juga diadakan kembali. Fredy berbaik hati untuk mengerjakannya. Situs ini juga mengalami pasang surut. Setelah banyak yang memberi saran, tenaga yang diperlukan ternyata tetap saja kurang.

/rusa_istana

Demi sebuah identitas, sebuah logo perlu diadakan. Bisa untuk pengenal, bisa juga untuk gagah-gagahan. Atau malah ditertawakan kalau penggambaran itu tak pantas. Dari seseorang yang "Namanya Tidak Disebutkan" sebuah logo KPLI Bogor yang sangat bagus akhirnya terwujud. Dilambangkan dengan rusa yang memang menjadi ciri khas istana Bogor, logo ini langsung menjadi kebanggaan.

/grub

Ah tentu saja sebuah logo belumlah lengkap. Meskipun punya nama resmi KPLI Bogor, sebentuk alias harus pula diwujudkan. Karena begitulah kelaziman yang terjadi pada KPLI yang ada. Gelar lama yang bernama Bulux, perlu diganti, agar tak "bulukan". Perlu nama lain. Melalui penggalian ide dan voting yang berlangsung panjang lebar di milis, GRUB yang merupakan singkatan dari Gnu/Linux kaResepna Urang Bogor menjadi nama alias untuk KPLI Bogor. Bahasa sunda ternyata cocok juga bersanding dengan teknologi komputer :). Ide Utian ini memang brilian euy.

/juragan_kaos

Nyatanya tak cukup dengan logo dan alias, atrribut lain tampaknya masih dibutuhkan. Kaos. Ya sebuah kaos yang bisa dipakai kesana kemari dengan tulisan KPLI yang tersablon di atasnya akan lebih menarik. Kaos edisi pertama yang dikerjakan oleh Arif laku keras. Tak lama prosesnya. KPLI Bogor punya kaos putih dengan gambar rusa di sisinya. Sering dipakai bila ada acara yang berkait dengan kegiatan KPLI.

Juragan kaos perlu dilekatkan pada Arif. Buktinya kaos edisi ke-2 yang juga ditangani beliau masih laku keras. Dua kali order cukup untuk traktir makan-makan ya Rif?

/agen_ganda

Dari sekian banyak anggota KPLI Bogor, diam-diam beberapa orang menjalani karir sebagai "double agent". Tak hanya wira-wiri di sini, mereka juga bekerja di komunitas Linux lainnya. Ada Hery dan Boni yang berada di opensuse-id, Arif yang menjadi penggiat Ubuntu subloco Bogor, dan Utian yang berminat ikut menghidupkan KPLI Bekasi. Saya yakin masih ada yang melakukan hal ini. Hanya saja saya tak tahu.

/quick_count

Akhir tahun adalah saat yang lazim untuk sebuah survei. Untuk apa? Tidak tahu. Yang penting ada survei dan dapat data. Kemudian dinikmati sambil minum kopi. Siapa tahu bisa menambah rasa curiga :D
Tujuhbelas orang anggota KPLI Bogor mengirim jawaban melalui mailing list. Sekedar dijumlahkan, hasilnya adalah sebegai berikut.

Distro
 - Slackware .......... 3
 - Ubuntu ............. 9
 - PCLinuxOS .......... 2
 - Blankon2 ........... 2
 - Debian ............. 1
Desktop Environment / WM
 - Gnome ............. 13
 - KDE ................ 1
 - XFCE ............... 2
 - Blackbox ........... 1
Web Browser
 - Firefox ........... 16
 - Mozilla ............ 1
Email Client
 - Thunderbird ........ 9
 - Sylpheed ........... 1
 - Kmail .............. 1
 - Evolution .......... 2
Office Suite
 - OpenOffice.org .... 16
 - Koffice ............ 1
Audio Player
 - XMMS ............... 3
 - mpg321 ............. 1
 - Rythmbox ........... 4
 - Amarok ............. 4
 - Songbird ........... 2
 - bmp ................ 1
 - Audacious .......... 1
 - Exaile ............. 1
Video Player
 - Xine ............... 2
 - VLC ................ 4
 - Totem .............. 5
 - Amarok ............. 2
 - Mplayer ............ 2
Image Processing 
 - Gimp .............. 16
Image Viewer
 - Gqview ............. 3
 - Eye of Gnome ....... 3
 - Gthumb ............. 8
 - Gwenview ........... 1
File Manager
 - Nautilus .......... 13
 - Emelfm2 ............ 1
 - mc ................. 1
 - Thunar ............. 1

Dari isian yang disodorkan ada yang dijawab, ada yang tidak, sehingga tak semua data berjumlah sama. Firefox, GIMP, dan OpenOffice tampaknya adalah aplikasi yang tak tergoyahkan. Sangat dominan. Sementara untuk aplikasi audio player dan video player tak ada yang bisa merebut hati pemakai dengan kuat. Banyak aplikasi yang berlomba. Sementara itu Gnome menempati urutan teratas untuk Desktop Environment. KDE hanya sedikit yang menjadi pilihan responden. Tanya Kenapa?

/suksesi

Kepemimpinan harus dipindahtangankan. Sesuai kesepakatan, ketua KPLI Bogor hanya menjabat satu tahun. Dan tiba masanya untuk ketua lama menyerahkan "kekuasaannya". Melalui sebuah proses yang dimulai beberapa bulan sebelum akhir 2007, beberapa nama disebut untuk menjadi kandidat ketua.

Pemilihan tak dilakukan dengan voting, dan juga tidak melalui internet. Pemilihan ketua KPLI Bogor adalah peristiwa yang unik. Di Kebun Raya acara ini berjalan. Saya tidak punya cara bagaimana menceritakannya. Tanya saja langsung pada yang ikut serta. Rada-rada "weird" sih :) Di depan tugu 100 tahun peringatan bung Karno, Zikri dikukuhkan sebagai ketua KPLI Bogor tahun 2008.

Setelah itu sebuah perhelatan sederhana diadakan di cafe Dedaunan.

Selamat jalan 2007
Selamat datang 2008